Image
Image
Image
Pendidikan

Bupati Sambas Resmikan Gedung Belajar Berkemajuan

Bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia 2021 yang diperingati setiap 15 Oktober, Bupati Sambas, Satono, meresmikan Gedung Belajar Berkemajuan. Foto: Istimewa
Bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia 2021 yang diperingati setiap 15 Oktober, Bupati Sambas, Satono, meresmikan Gedung Belajar Berkemajuan. Foto: Istimewa

Bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia 2021 yang diperingati setiap 15 Oktober, Bupati Sambas, Satono, meresmikan Gedung Belajar Berkemajuan. Foto: Istimewa

– Bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia 2021 yang diperingati setiap 15 Oktober, Bupati Sambas, Satono, meresmikan gedung belajar baru Yayasan Rumah Bina Da’i Indonesia di Kabupaten Sambas. Gedung ini diberi nama Gedung Belajar Berkemajuan.

Dalam kesempatan itu, Satono turut didampingi Sekretaris Daerah, Ferry Madagaskar dan Ketua TP PKK, Yunisa Satono, beserta jajaran Forkopimda.

Bupati Sambas dalam sambutannya mengatakan, gedung belajar yang baru tersebut diharapkan bisa memacu semangat para siswa yang belajar di Yayasan Rumah Bina Da’i Kabupaten Sambas. 

Dia berharap, semakin baik fasilitas belajar tentu akan berbanding lurus dengan prestasi para siswa.

Alhamdulilah hari ini gedung belajar baru bagi siswa yang belajar di Yayasan Rumah Bina Da’i ini telah diresmikan. Semoga semakin baik fasilitasnya, juga berbanding lurus dengan prestasinya,” ucapnya.

Image

“Gedung ini kita beri nama Gedung Belajar Berkemajuan, supaya anak-anak yang belajar di sini nantinya akan membawa Sambas semakin Berkemajuan,” tambahnya.

Bupati Satono mengatakan, peresmian Gedung Belajar Berkemajuan itu sengaja dirangkai bersama kegiatan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun kepada para siswa karena memang bertepatan Hari Cuci Tangan Sedunia.

“Kita ingin di masa pandemi ini anak-anak kita mengetahui bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya rajin mencuci tangan pakai sabun. Hal ini tidak semata-mata agar anak-anak kita tangannya bersih saja, tapi kita ingin anak kita terhindar dari berbagai macam penyakit,” katanya.

Menurut Bupati Satono, sumber penyakit biasanya masuk ke dalam tubuh anak melalui tangan yang masuk ke mulut. Jika tangan tidak bersih saat sebelum dan sesudah makan maupun beraktifitas, maka resiko tertular penyakit semakin besar. Contohnya, penyakit saluran pencernaan.

“Jika dari kecil anak-anak kita tidak bersih hidupnya, sering terserang penyakit karena pola hidupnya tidak bersih, jarang cuci tangan, maka sudah besar imunitasnya bisa lemah. Bahkan bisa stunting. Ini sangat berbahaya sekali, maka dari itu betapa pentingnya cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir,” katanya. (Rilis/Red)

Image
Image Image
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top