
JURNALIS.co.id – 20 Februari 2026 menjadi penanda genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir.
Momentum tersebut disampaikan Alexander saat diwawancarai awak media pada Jumat (20/02/2026) malam, usai menghadiri acara pisah sambut Dandim 1203/Ketapang di Borneo Emerald Hotel.
Dalam keterangannya, Alexander Wilyo mengawali refleksi satu tahun pemerintahan dengan ungkapan rasa syukur.

“Yang pertama tentunya puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat-Nya satu tahun pemerintahan ini bisa terlewati dengan berbagai dinamika yang terjadi. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga untuk mengambil langkah yang lebih baik,” kata Alex.
Ia mengakui bahwa selama satu tahun terakhir, berbagai tantangan dan dinamika menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya.
Namun, menurutnya, seluruh proses tersebut justru menjadi bekal penting dalam merumuskan kebijakan dan arah pembangunan yang lebih matang dan terukur.
Tidak hanya refleksi, Bupati Ketapang juga menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh masyarakat. Ia memohon doa restu, dukungan, serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan pembangunan daerah.

“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Ketapang, mohon doa restu dan dukungannya. Mari bersama-sama kita membangun dan menjaga Kabupaten Ketapang ini,” ajaknya.
Alexander menekankan bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan secara sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.
“Membangun Ketapang tidak bisa sendiri. Kita harus bergotong royong, bersinergi dan berkolaborasi. Dengan kebersamaan, saya yakin Ketapang bisa terus maju dan berkembang,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Alexander kembali menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama satu tahun terakhir, sembari berharap semangat kebersamaan terus terjaga dalam melanjutkan pembangunan Ketapang ke depan.
“Sekali lagi terima kasih dan mohon doa serta dukungannya,” pungkas Alex.
(lim)


















Discussion about this post