
JURNALIS.co.id – Konsistensi Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) dalam gerakan sosial kemasyarakatan melalui program AJK Berbagi terus menuai apresiasi dari berbagai pihak.
Sejak berdiri enam tahun lalu, AJK rutin menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, AJK kembali melanjutkan aksi sosialnya dengan menyasar pekerja harian lepas, Rumah Singgah Anugerah, keluarga wartawan yang telah berpulang, hingga tokoh pers di Kabupaten Ketapang.
Ketua Rumah Singgah Anugerah Ketapang, Utin Supiati (40), menilai AJK telah memberikan dampak positif melalui kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Kami selaku pengurus rumah singgah mengapresiasi apa yang AJK lakukan. Semoga apa yang dilakukan AJK hari ini, bisa terus berkesinambungan. Terima kasih kami ucapkan atas bantuan yang sudah diberikan,” kata Utin, Selasa (10/02).
Menurutnya, AJK tidak hanya berperan dalam dunia jurnalistik, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Ini menjadi harapan kita. Gerakan AJK tidak hanya untuk hal-hal yang bersifat jurnalistik saja, tapi kegiatan-kegiatan sosialnya yang dirasakan oleh masyarakat, terutama orang-orang yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Dewi, istri almarhum Tris Mulyadi, wartawan yang telah berpulang. Ia mengaku selalu mendapat perhatian dari AJK.
“Terima kasih AJK yang selama ini sudah peduli kepada saya. Meskipun almarhum sudah tidak ada didunia, namun dengan kehadiran AJK saya merasa diperhatikan,” ujarnya.
Tokoh Pers Ketapang, Halim Anwar, menilai program berbagi AJK sebagai langkah yang tepat dan memiliki nilai pembeda.
“Ini adalah sebuah penghargaan, kami sebagai tokoh – tokoh wartawan merasa diingat dan dihargai dengan cara positif. Semoga ke depan gerakan AJK selalu berbeda dari gerakan yang lain,” pungkasnya.
(lim)



















Discussion about this post