
JURNALIS.co.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.788.06 Desa Sungai Jawi, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Ketapang, memastikan akan memberikan pelayanan sesuai prosedur terhadap kebutuhan masyarakat yang memiliki rekomendasi.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi adanya opini yang berkembang di masyarakat bahwa SPBU Sungai Jawi tidak melayani rekomendasi.
Manager SPBU Sungai Jawi, Juanda mengatakan, sejauh ini pihaknya selalu memberikan pelayanan maksimal. Termasuk melayani rekomendasi yang datang dari para petani maupun nelayan di Kecamatan MHS.
“Kita selalu layani, tidak pernah kita tolak. Namun kita di SPBU punya aturan, terlebih lagi kita juga menyesuaikan dengan jumlah kuota BBM yang kita miliki,” kata Juanda, Senin (16/02/2026).
Dia menjelaskan, di SPBU Sungai Jawi sendiri, saat ini telah melayani hampir kurang lebih 100 rekomendasi. Semua telah diakomodir secara menyeluruh yang disesuaikan dengan kuota BBM.
“Kita melayani hampir 100 rekomendasi, baik untuk keperluan pertanian maupun nelayan. Hanya saja ada pembatasan yang kita sesuaikan dengan kuota,” jelasnya.
Juanda menerangkan, yang perlu dipahami bahwa kedudukan SPBU adalah untuk umum. Sehingga tidak hanya fokus memberikan pelayanan pada rekomendasi – rekomendasi.

“Adapun rekomendasi, sebenarnya tidak hanya ditujukan pada satu SPBU. Rekomendasi juga bisa ditujukan kepada semua SPBU yang ada di Ketapang,” terangnya.
Menurut dia, pihaknya bisa saja melayani atau mengakomodir semua kebutuhan masyarakat bilamana terjadi penambahan kuota dari pertamina.
Saat ini, sambung Juanda, di SPBU Sungai Jawi dalam setiap bulan hanya mendapat kuota sebanyak 19 tangki dari pertamina. Jumlah tersebut tidak akan mempu memenuhi kebutuhan secara menyeluruh.
“Sekarang kita menerima 19 tangki. Idealnya, untuk mencukupi semua kebutuhan, termasuk memberikan pelayanan untuk nelayan dan petani itu kurang lebih 25 tangki,” sambungnya.
Ia berharap, kondisi kekurangan kouta menjadi pertimbangan pihak Pertamina. Sehingga antara jumlah kuota dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
“Kita berharap, dengan kondisi yang terjadi, dengan segala pertimbangan ada penambahan kuota,” harapnya. (*)




















Discussion about this post