
JURNALIS.co.id – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Kubu Raya, Bupati Sujiwo mengakui perjalanan pemerintahan yang ia jalani bersama Wakil Bupati Sukiryanto tidak lepas dari berbagai tantangan.
Namun bagi Sujiwo, dinamika tersebut justru menjadi penyemangat untuk terus berjuang melanjutkan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Wakil Bupati Sukiryanto di Pontianak, Sabtu (7/3/2026).

“Dan tanpa terasa kami berdua telah mewakafkan diri selama satu tahun, artinya masih ada kurang lebih empat tahun. Maka mohon kiranya seluruh masyarakat dan jajaran saya untuk terus bisa membersamai perjuangan kami berdua,” kata Bupati Sujiwo saat menghadiri buka puasa bersama di kediaman Wakil Bupati Sukiryanto di Pontianak, Sabtu (7/3/2026).
Sujiwo menuturkan perjalanan kepemimpinannya bersama Sukiryanto bermula dari proses perjuangan bersama sebelum akhirnya mendapatkan amanah memimpin Kabupaten Kubu Raya.
“Allah memberikan amanah dan rakyat memberikan kepercayaan, dan untuk mengisi kemenangan ini juga harus bersama-sama,” ujarnya.
Menurut Sujiwo, hubungan kepemimpinannya dengan wakil bupati dibangun atas prinsip kebersamaan.
Ia bahkan menyebut hubungan tersebut sebagai konsep ‘dwi tunggal’, yakni dua pemimpin yang bekerja sebagai satu kesatuan.
“Persoalan dan permasalahan wakil bupati adalah persoalan dan permasalahan saya. Begitu juga sebaliknya. Keberhasilan yang kami raih ya keberhasilan kami berdua. Saya juga menyadari sampai ke titik ini masih banyak kekurangan dan kelemahan,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama memperkuat dan menyempurnakan kinerja pemerintahan.
“Kalaupun ada keberhasilan maka itu keberhasilan bersama. Keberhasilan kinerja saya, kinerja wakil bupati, sekretaris daerah, dan jajaran kami. Termasuk keberhasilan teman-teman Forkopimda Kubu Raya yang luar biasa,” sebutnya.
Tak hanya kepada jajaran pemerintah, Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kubu Raya yang dinilainya memiliki tingkat partisipasi tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Ketika saya mengimbau ‘tolong mundur bangunannya’, mundur semua. ‘Tolong dirapikan’, dirapikan semua. ‘Tolong dibantu saudara-saudara penerangan’, mereka berlomba-lomba memasang lampu. Itu partisipasi masyarakat yang luar biasa. Maka kalau ada keberhasilan dan kesuksesan, itu adalah keberhasilan dan kesuksesan bersama,” tegasnya.

Sujiwo menilai tantangan pembangunan ke depan masih sangat besar. Namun ia optimistis berbagai persoalan tersebut dapat dihadapi dengan semangat kerja, doa, serta kebersamaan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Pasti niscaya Allah akan menolong kita. Makanya sekali lagi, saya dan wakil bupati tidak boleh lelah. Dan kesolidan saya dengan wakil bupati, sekretaris daerah, dan jajaran itu kunci utama,” tandasnya.
Lebih lanjut, Sujiwo menyebut bulan Ramadan sebagai momentum yang tepat untuk melakukan refleksi diri sekaligus evaluasi terhadap perjalanan pemerintahan selama satu tahun terakhir.
“Untuk kita merenung diri, bertanya kepada diri. Termasuk saya harus mengevaluasi diri sampai satu tahun ini. Apakah saya sudah menjadi bupati yang baik? Setelah saya merenung, ternyata belum. Masih banyak peluang untuk kita maksimalkan sebagai bupati untuk memajukan daerah ini,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari sekretaris daerah hingga kepala desa, untuk melakukan introspeksi yang sama demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sudahkah saya menjadi sekda yang baik? Sudahkah saya menjadi kepala perangkat daerah yang baik? Sudahkah saya menjadi camat yang baik? Sudahkah saya menjadi kepala desa yang baik? Kita sama-sama merenung, bertanya dengan diri kita masing-masing. Ketika kita bertanya dengan hati nurani, (akan) ada suatu jawaban kejujuran,” terangnya.
Kejujuran tersebut, lanjut Sujiwo, harus dijadikan landasan untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah pemerintahan.
“Saya yakin dan percaya, kekompakan dan kesolidan di Pemerintah Kabupaten Kubu Raya itu adalah suatu keniscayaan. Akhirnya sekali lagi saya mengucapkan terima kasih khususnya kepada Pak Wabup. Luar biasa beliau, ketika saya delegasikan sebagian kewenangan saya kepada beliau, beliau melaksanakan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab sehingga saya merasa ringan,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan demi memenuhi harapan masyarakat.
“Insyaallah akan kami tambah kalau misalnya ada kekurangan, karena perjuangan kami memang pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat. Dan Alhamdulillah saya selalu mendampingi bupati untuk merealisasikan apa yang kami janjikan, terutama waktu kita mengungkapkan visi dan misi kami yaitu melayani untuk maju atau ‘Melaju’,” tuturnya.
“Mudah-mudahan Allah meridhai kami dan segenap perangkat daerah, diberikan kesehatan sehingga di tahun yang akan datang kami akan tetap bisa berjuang untuk masyarakat Kubu Raya,” tutupnya.
[ Sul ]




















Discussion about this post