
JURNALIS.co.id – Momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan penguatan nilai-nilai keimanan di Kabupaten Ketapang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, menghadiri Tabligh Akbar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447H/2026M yang digelar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (18/01/2025).
Tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Agung Al-Ikhlas tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Maliki, MA, Pimpinan Majelis Taklim An-Nur Mubarak Pesaguan Kanan. Kegiatan ini menjadi magnet bagi ratusan jemaah yang memadati masjid sejak pagi hari.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh Ustadz Dedi Hardiansyah, dilanjutkan dengan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW yang menambah kekhusyukan suasana.
Mewakili Bupati Ketapang, Sekda Repalianto menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa agung dan penuh makna dalam sejarah Islam.
Menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya menjadi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sarat dengan pelajaran penting bagi umat Islam.
Ia menekankan bahwa Isra’ Mi’raj mengingatkan umat Islam akan kewajiban salat lima waktu sebagai tiang agama sekaligus sarana pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui momentum Isra’ Mi’raj, marilah kita jadikan sholat tidak hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai kekuatan spiritual yang mampu membentuk pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.
Sekda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
Menurutnya, keharmonisan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik menjadi modal penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan, menjaga toleransi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ajaknya.
Ia berharap, melalui peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, seluruh masyarakat dapat meningkatkan kualitas iman dan takwa, serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, meski dikemas secara sederhana. Antusiasme ratusan jemaah yang hadir menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan keagamaan masyarakat Ketapang.
(lim)

















Discussion about this post