
JURNALIS.co.id – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya menjaga heterogenitas dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.
Ia menempatkan diri sebagai figur yang mengayomi seluruh unsur agama dan etnis yang hidup berdampingan di wilayah tersebut.
“Kita Indonesia ada enam agama. Di Kubu Raya semua ada, mulai Islam, Kristen Protestan, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Artinya, saya sebagai bupati wajib untuk menjadi orang tuanya semua umat beragama. Dan wajib menjadi orang tuanya semua etnis yang ada,” tegas Sujiwo saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di halaman Vihara Tri Dharma Hiang Thian Siang Tie, Kecamatan Sungai Kakap, Senin (16/2/2026) malam.
Menurut Sujiwo, perbedaan merupakan anugerah yang harus disyukuri. Karena itu, perbedaan agama maupun suku tidak boleh dijadikan sumber perpecahan.
“Ya, tidak boleh. Apalagi disebutkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia. Empat pilar konsep berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa keharmonisan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, telah terwujud sejak lama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta terus menjaga persatuan agar tidak tercabik oleh isu apa pun.
“Salah satunya kita harus membangun yang namanya toleransi. Saling menghargai sesama umat beragama. Harga-menghargai antaretnis,” ucapnya.
Sujiwo menegaskan akan berdiri tegak di tengah seluruh lapisan masyarakat yang beragam, tanpa membeda-bedakan latar belakang.
“Sebelumnya saya baru saja ikut pawai obor dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan bersama masyarakat muslim dan saya juga muslim. Tapi ketika saya sebagai bupati diundang ke sini (perayaan Imlek), saya harus hadir dan turut bahagia bersama warga yang sedang merayakan Hari Raya Imlek. Begitu juga kemarin waktu Natalan, kita juga bersuka cita bersama warga yang Katolik, yang Kristen. Dan nanti ketika Hindu mengundang di pura, pasti saya komitmen tentang kebangsaan, yaitu menjaga keberagaman demi untuk persatuan dan kesatuan,” tutupnya. [Sul]




















Discussion about this post