
Jurnalis.co.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang digelar di Nanga Serawai, Kecamatan Serawai, Senin (2/2/2026). Musrenbang tersebut mencakup wilayah Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau.
Dalam forum perencanaan pembangunan tersebut, Kartiyus menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Sintang pada tahun 2027 tetap memprioritaskan pemerataan kualitas dan kuantitas infrastruktur, meskipun daerah menghadapi pengetatan anggaran akibat pemotongan dari pemerintah pusat.
“Infrastruktur tetap menjadi fokus utama karena menyangkut konektivitas wilayah, pelayanan dasar, dan penguatan ekonomi lokal,” kata Kartiyus saat membacakan sambutan Bupati Sintang.

Pemerintah Kabupaten Sintang menargetkan Indeks Infrastruktur daerah mencapai 56,26 persen pada tahun 2027.
Target tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan konektivitas antardesa, penguatan layanan dasar masyarakat, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di daerah.
Kartiyus menekankan bahwa Musrenbang harus dimaknai sebagai forum strategis untuk menyeleksi program-program prioritas, bukan sekadar ajang pengumpulan usulan.
Ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah kecamatan agar mengajukan program berbasis kebutuhan riil masyarakat serta hasil musyawarah desa.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Kartiyus juga mengingatkan pentingnya menyelaraskan perencanaan daerah dengan prioritas nasional.
Beberapa di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta penguatan ketahanan pangan dan energi.
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar pemerintah kecamatan memasukkan aspek mitigasi bencana dalam setiap perencanaan pembangunan.
Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan serta kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.
[US]

















Discussion about this post