
JURNALIS.CO.ID – Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalbar. Akibatnya, 704 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.
Kapolsek Tayan Hulu, IPTU Joni Sembiring mengatakan, wilayah terkena banjir di Desa Sosok meliputi Dusun Dangku, Dusun Barage, Dusun Moling, Dusun Tabat, Dusun Sosok II, Dusun Sosok I, Dusun Tahan dan Dusun Perayan Dangku.
“Data yang kami kumpulkan, sampai dengan hari ini sebanyak 704 KK atau 2.650 jiwa terdampak banjir di Desa Sosok,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan, Rabu (16/10/2024) sore.
Joni mengimbau kepada warga terdampak banjir untuk meningkatkan kewaspadaan. “Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini mengguyur wilayah kita. Kondisi ini perlu diwaspadai,” ujarnya.

Kapolsek bersama anggotanya masih terus memantau perkembangan banjir untuk memastikan keselamatan warga. Pemantauan yang dilakukan juga dalam rangka meminimalisir dampak banjir.
“Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi,” ucap Joni.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Awaludin Noor mengatakan, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Sekayu dan Sungai Tayan yang melintasi Desa Sosok.
“Meluapnya dua sungai itu akibat tingginya curah hujan yang terjadi mulai dari jam 04.00 WIB dini hari tadi,” kata Awaludin.
Beberapa dusun di wilayah Desa Sosok terendam banjir dengan ketinggian berkisar 1 meter sampai 2,5 meter. Banjir merendam perumahan penduduk dan jalan poros sepanjang sekitar 1 km dengan ketinggian tertinggi 70 cm.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan evakuasi dan monitoring di lapangan. Turut melakukan pemantauan langsung Pj Sekda Sanggau, Aswin Khatib, Kalak BPBD Budi Darmawan, Plt Kadinsos Sanggau, Kasatpol PP dan Forkopimcam Tayan Hulu.
“Saat ini untuk keperluan yang dibutuhkan berupa air bersih, makanan, alas tidur dan selimut,” tutup Awaludin. (jul)





Discussion about this post