
JURNALIS.co.id – Satu unit gudang produksi kasur milik PT Putra Borneo Barat di kawasan Pabrik Olympic, Jalan Adisucipto, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, ludes terbakar pada Selasa malam (3/3/2026).
Asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat memicu kepanikan karyawan dan warga sekitar.
Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade, mengonfirmasi kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian
Kebakaran pertama kali terdeteksi melalui monitor kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 18.50 WIB. Seorang karyawan melihat kepulan asap mencurigakan dari dalam gudang produksi.
“Saksi yang merupakan karyawan PT Putra Borneo Barat melihat adanya kepulan asap melalui monitor CCTV di dalam gudang produksi kasur. Saksi kemudian langsung melakukan pengecekan ke lokasi,” kata Ade dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).
Saat tiba di lokasi, api diketahui telah merambat pada tumpukan balokan busa hasil produksi.
Upaya pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api dengan cepat membesar karena material yang mudah terbakar.
Proses Pemadaman
Tim pemadam kebakaran dari unit Redam 22 dan Pemda Kubu Raya tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.
Dibantu karyawan dan warga, petugas berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan industri tersebut.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi terpantau kondusif dan terkendali,” ujar Ade.
Penyebab dan Kerugian
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Dugaan sementara, titik api berasal dari tumpukan material busa di dalam gudang.
“Saat ini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” tegasnya.
Terkait kerugian materiil, pihak perusahaan masih melakukan pendataan internal sehingga belum dapat memastikan total nilai kerugian.
Imbauan Keselamatan Kerja
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Kubu Raya mengimbau pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor manufaktur dengan bahan mudah terbakar, agar memperketat standar keselamatan kerja.
“Setiap perusahaan harus memastikan sistem pengamanan dan standar keselamatan kerja berjalan optimal, termasuk pengecekan instalasi listrik secara berkala serta kesiapan alat pemadam kebakaran guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.
[Rdh]




















Discussion about this post